Pembuatan Paspor untuk Anak-anak (belum memiliki KTP)

Karena paspor kedua anak saya akan habis masa berlakunya di Bulan November ini, maka salah satu persiapan sebelum berlibur ke Hong Kong adalah membuat (atau tepatnya memperpanjang) paspor mereka.

Berbekal testimoni banyak orang baik melalui informasi di internet maupun cerita yang saya dengar langsung, proses pembuatan paspor di Kantor Imigrasi (setidaknya di wilayah Jakarta) relatif mudah dan transparan. Saya memilih untuk melakukan pendaftaran (pra permohonan) secara online di website Kantor Imigrasi yaitu di http://www.imigrasi.go.id

Dengan mendaftar secara online, kita dapat memilih tanggal kedatangan kita ke Kantor Imigrasi yang ingin kita tuju. Pada saat nanti kita datang pun, kita juga akan mendapatkan perlakuan yang berbeda yaitu nomor antrian yang berbeda jalurnya daripada yang datang langsung tanpa mendaftar secara online.

Petunjuk cara pendaftaran online di website imigrasi cukup jelas. Untuk anak-anak yang belum memiliki KTP, kita masukkan saja nomer KTP orang tua dan NIK anak yang bersangkutan seperti yang tertera pada Kartu Keluarga.

Dokumen-dokumen yang harus dipersiapkan untuk memperpanjang paspor anak-anak adalah:

Akte Kelahiran anak

Kartu Keluarga

KTP kedua orangtua…ingat, harus pastikan bahwa Anda membawa KTP asli dari kedua orangtua

Paspor kedua orangtua

Paspor lama milik anak yang bersangkutan

Semua dokumen tersebut harus difoto copy di kertas A4 utuh. Untuk KTP dan paspor kedua orangtua, kedua dokumen harus dicopy di satu lembar (satu lembar berisi copy KTP ayah dan ibu dan lembar lain berisi copy paspor ayah dan ibu).

Semua dokumen asli harus dibawa pada hari kedatangan kita ke Kantor Imigrasi. Jangan lupa membawa surat undangan ke Kantor Imigrasi. Surat ini kita peroleh pada saat kita selesai melakukan pendaftaran online.

Di Kantor Imigrasi (saya merujuk pada Kantor Imigrasi Jakarta Utara tempat saya mengurus paspor), sudah disediakan blanko surat permohonan pembuatan paspor anak yang harus diisi dan ditandatangan oleh orangtua (boleh salah satu orang tua saja).

Karena hari dan jam buka Kantor Imigrasi adalah di hari / jam sekolah, idealnya Anda berdiskusi dengan anak Anda (atau pihak sekolahnya) untuk menentukan hari kedatangan Anda dan anak Anda ke Kantor Imigrasi. Tentunya Anda / anak Anda perlu minta izin datang terlambat pada hari tersebut.

Selanjutnya, kita tunggu saja tibanya hari perjanjian kita datang ke Kantor Imigrasi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s