Ke Disneyland dengan Remaja – Bagian 2

Kedua anak saya sudah melakukan “riset” cukup baik tentang Disneyland Hong Kong sebelum kami berkunjung ke sana. Riset ini terbukti sangat berguna sehingga kami bisa mengatur tujuan kami dengan efisien selama berada di Disneyland. Tampaknya, waktu kunjungan dari pukul 10 pagi sampai 9 malam memang cukup panjang, tetapi setelah dijalani, tak terasa lamanya karena banyak hal yang ingin kami lakukan di sana sepanjang 11 jam itu.

Saran saya, jika anak anda masih lebih kecil dan tidak terbiasa untuk beraktivitas non-stop selama 11 jam, sebaiknya memilih datang setelah jam makan siang dan sedapat mungkin bertahan sampai pukul 9 malam ketika kembang api “trademark” Disneyland dimainkan.  Atau jika kembang api kurang menarik bagi anak anda, datanglah ketika Disneyland buka pukul 10 dan bisa pulang setelah menonton Flights of Fantasy Parade pada pukul 1 siang.

Berikut adalah pengaturan waktu kami selama seharian di Disneyland.

Tujuan pertama: Big Grizzly Mountain Runaway Mine Cars di area Grizzly Gulch.

Dari bundaran utama di depan Sleeping Beauty Castle, kami langsung mengarah ke kiri melewati Adventureland menuju Grizzly Gulch. Sesampainya di wahana jet coaster tersebut, antrian masih sangat bersahabat di saat menjelang pukul 10.30 itu. Persyaratan tinggi badan adalah 112 cm…tentunya kami berempat sudah memenuhi syarat fisik….tinggal “kesiapan mental” saja yang diperlukan. Kedua anak kami…Devani dan Maxi sangat percaya diri melangkah di antrian, sementara saya dan suami masih ragu-ragu tetapi ikut dalam antrian. Karena antriannya pendek…waktu untuk berpikir pun pendek…sehingga akhirnya kami semua naik di jet coaster tersebut!

Wahana ini baru dioperasikan bulan Juli 2012, jadi masih tergolong baru. Jet coaster tentu saja bergerak cepat, naik-turun secara tak terduga. Keunikan Big Grizzly jet coaster ini adalah bahwa kereta akan berhenti mendadak dan ditarik mundur…di sinilah puncak “kengeriannya”.  Teriakan-teriakan pengunjung yang jelas terdengar karena track-nya outdoor awalnya membuat saya tambah ragu-ragu namun ternyata seru sekali naik jet coaster ini! 🙂

IMG_4283

Signage memasuki area Grizzly Gulch

DSC08334

Suasana antrian masih sangat bersahabat pada pukul 10.30….kurang dari 10 menit, kami sudah bisa naik ke Big  Grizzly Mountain Runaway Mine Cars.

Photo Source: Wikepedia
Photo Source: Wikipedia

Tujuan kedua: Mystic Manor di area Mystic Point

Selesai naik jet coaster, kami langsung menuju Mystic Point yang berlokasi persis di sebelah area Grizzly Gulch. Di Mystic Point, wahana yang kami tuju adalah Mystic Manor. Kita menaiki kereta yang bergerak pelan, menjelajah rumah “Lord Henry” yang dipenuhi dengan koleksi barang antiknya. Ajaibnya….seluruh koleksi tersebut hidup akibat ulah monyet peliharaan Lord Henry. Menurut saya, atraksi ini sangat menunjukkan kehebatan Disney dalam animasi…benar-benar pengalaman yang menyenangkan. Rel kereta tidak terlihat sehingga terkesan realistis. Mystic Manor termasuk salah satu wahana baru di Disneyland Hong Kong, baru beroperasi Bulan Mei 2013.

Photo Source: Wikipedia.

Photo Source: Wikipedia.

Tampak depan Mystic Manor.

DSC08336

Inilah wajah tuan rumah: Lord Henry Mystic dan Albert – monyet kesayangannya.

DSC08337

Antrian juga belum terlalu padat ketika kami memasuki Mystic Manor menjelang pukul 11 pagi.

IMG_4295

Salah satu koleksi antik yang bisa hidup di dalam Mystic Manor.

Tujuan ketiga: Toy Story Land

Area yang menurut saya paling “photogenic” adalah Toy Story Land…., di sini banyak spot yang cantik untuk tempat berfoto.

DSC08342

Di area ini, anak-anak menaiki Slinky Dog Spin yaitu tokoh mainan anjing dalam Toy Story yang berusaha mengejar ekornya sendiri. Wahananya berupa jet coaster dengan kecepatan sedang…menurut saya bisa dinikmati oleh anak-anak yang lebih muda usianya.

Slinky Dog

DSC08348

Setelah Slinky Dog, kami berpindah ke wahana Toy Soldier Parachute Drop. Konsep permainannya seperti Hysteria di Dunia Fantasi Ancol tetapi tidak se-ekstrim itu sehingga bisa dinikmati oleh anak-anak.

Sebenarnya, di Toy Story Land terdapat “RC Racer” yang berkonsep mirip Kora-kora di Dunia Fantasi Ancol namun “RC Racer” jauh lebih ekstrim. Kami berempat tidak ada yang berani mencobanya.

Selesai dari Toy Story Land, kami beristirahat sambil makan siang di Explorer’s Club yang berlokasi di Mystic Point. Lokasinya hanya bersebelahan dengan Toy Story Land.

Tujuan keempat: Tomorrowland

Dengan tenaga yang sudah pulih, kami bergerak ke sisi yang berlawanan dari tiga daerah pertama yang telah kami kunjungi.

Di area Tomorrowland, anak-anak berminat mencoba Space Mountain yaitu wahana kereta cepat yang dimainkan dalam ruang tertutup yang gelap gulita. Mereka sama sekali tidak bisa mengantisipasi apakah kereta akan naik atau turun atau berbelok. Di situlah serunya tantangan di Space Mountain.  Disneyland melakukan pemotretan selama pengunjung menaiki Space Mountain ini karena pengunjung sendiri tidak bisa melakukan pemotretan ketika menaiki kereta Space Mountain ini. Jika anda berminat, anda bisa membelinya setelah selesai bermain.

IMG_4412

Kami juga mencoba Buzz Lightyear Astro Blasters. Di sini pengunjung menjadi pasukannya Buzz Lightyear dan membantunya menumpas para musuhnya. Pengunjung menaiki kereta dan mendapat senjata yang harus ditembakkan ke musuh-musuh Buzz. Pada akhir permainan, kita bisa melihat hasil kinerja kita berada pada level yang mana.

Tujuan kelima: Naik kereta berkeliling keseluruhan area Disneyland.

Kami naik dari stasiun yang berada di area Fantasyland dan kembali lagi ke stasiun ini. Stasiun lainnya berada di area Main Street, U.S.A yang lokasinya berada di dekat gerbang masuk utama. Lumayan juga naik kereka sejenak sambil duduk beristirahat menikmati pemandangan keseluruhan Disneyland.

Salah satu stasiun yang dilewati kereta
Salah satu stasiun yang dilewati kereta
Posisi duduk di dalam kereta, menghadap ke sisi samping.
Posisi duduk di dalam kereta, menghadap ke sisi samping.

Tujuan keenam: Mickey’s Philharmagic

Mickey’s Philharmagic adalah pertunjukan 3-D yang terletak di area Fantasyland. Setiap penonton dipinjami kacamata untuk melihat animasi 3-D seperti ketika kita menonton film 3-D.  Menurut saya, tontonan ini tidak terlalu istimewa…., biasa-biasa saja.

Tujuan ketujuh: Menonton Disney Parade “Flights of Fantasy”

Menurut jadwal yang kami pegang, ada dua kali pemunculan parade perharinya yaitu pukul 1 siang dan 4 sore. Anak-anak memilih untuk mengantri Space Mountain ketika pengunjung lain menonton parade pukul 1 siang….antrian memang berkurang pada saat berlangsungnya parade karena kebanyakan pengunjung terfokus di sana. Lalu menjelang pukul 4 sore, kami sudah bersiap-siap mencari posisi senyaman mungkin untuk menyaksikan parade.

DSC08380

Harus rela duduk di jalanan jika ingin mengambil posisi di depan. Terlihat petugas rapi menjaga ketertiban penonton. Saluut buat mereka!

DSC08383

DSC08385

DSC08397

DSC08403

DSC08409

DSC08413

DSC08419

DSC08423

DSC08430

DSC08435

Semua karakter penting Disney tampil dalam parade ini, mulai dari Dumbo si gajah terbang, rombongan marching band, Winnie the Pooh, Lion King, Tinker Bell, Lilo and Stitch dan diakhiri dengan Woody and Jessie lengkap dengan rombongan Toy Story.

Meski suhu sore itu semakin dingin, menurut saya, parade ini adalah salah satu atraksi yang “wajib” ditonton jika anda mengunjungi Disneyland. Nggak rugi untuk rela menunggu sambil duduk dan kedinginan di jalanan agar mendapat spot strategis untuk menonton parade ini.

Tujuan ketujuh: “The Golden Mickeys” di Storybook Theater – Fantasyland

Ini juga “tontonan wajib” jika anda mengunjungi Disneyland. Ada enam jadwal show per hari, anda bisa memilih yang paling cocok dengan rencana anda. Kami menonton show ini pada jam 5 sore segera setelah selesai menonton parade.

Anak saya agak terganggu dengan banyaknya (meski tidak seluruhnya) penggunaan Bahasa Kanton dalam show tersebut karena tidak terbiasa menyaksikan tokoh-tokoh Disney berkomunikasi dalam Bahasa Kanton. Namun justru hal inilah yang jadi kenangan lucu dari show tersebut.

IMG_4630

IMG_4642

IMG_4650

IMG_4656

IMG_4662

IMG_4669

Perpaduan tata lampu, pilihan lagu, gerak tari dan kostum yang sangat apik menjadikan tontonan ini sungguh enak dinikmati baik oleh pengunjung tua maupun muda.

Tujuan kedelapan: Festival of the Lion King di Theater in the Wild – Adventureland

Ini adalah tontonan terakhir yang kami nikmati sebelum acara kembang api. Suhu semakin dingin, mendekati 10 derajat Celcius sehingga sangat tepat jika kami mengarah masuk ke dalam Theater in the Wild…setidaknya tentu lebih hangat berada di dalam teater daripada berjalan-jalan di luar.

Ada 4 kali pertunjukan Lion King per harinya. Kami menonton pertunjukan terakhir yaitu pukul 6 sore. Kami menonton Lion King segera setelah selesai menyaksikan The Golden Mickeys.

Theater in the Wild sangat besar sehingga dapat menampung penonton dalam jumlah besar. Meskipun antrian terlihat sangat panjang, tetapi kita bisa optimis dapat tertampung dalam satu kali antrian.

Panggung teater berada di tengah-tengah dengan tempat duduk penonton berjenjang  dari bawah ke atas di sekeliling panggung. Di mana pun anda mendapat tempat duduk, pasti bisa melihat tontonan ini dengan baik. Jadi tidak perlu terburu-buru atau dorong-dorongan ketika masuk.

Di tontonan ini pun Bahasa Kanton dipergunakan meskipun Bahasa Inggris lebih mendominasi ditambah dengan Bahasa Afrika sesuai dengan setting cerita Lion King.

Panggung Lion King sangat spektakuler membuat saya terkagum-kagum ditambah lagi dengan dukungan para performers yang bersuara indah dan stage property yang digarap dengan sangat detil. Semuanya membuat tontonan ini juga menjadi “must see” bagi saya.

IMG_4672

IMG_4675

IMG_4676

IMG_4679

Selesai menonton Lion King, kami langsung mencari tempat untuk makan malam. Kami memilih makan di Plaza Inn yang dikelola oleh Maxim’s, berlokasi di Main Street, U.S.A.

Sengaja agak berlama-lama di restaurant sambil menghangatkan diri, sekitar pukul 8 malam kami baru meninggalkan Plaza Inn. Sisa waktu 1 jam sebelum kembang api kami manfaatkan untuk mengunjungi toko-toko souvenir di area Main Street, U.S.A. Kami tidak ingin pergi jauh dari area ini karena bermaksud menonton kembang api dari sini.

Tujuan terakhir: Menonton kembang api “Disney in the Stars”

Inilah puncak atraksi Disneyland yang dinanti-nantikan semua pengunjung. Bagi saya, sungguh berkesan punya pengalaman berdingin-dingin dengan sekian banyak  sambil menyaksikan kembang api diiringi lagu-lagu Disney.

Fokus utama kembang api adalah di Sleeping Beauty Castle dan pengunjung disarankan untuk menonton dari area Main Street U.S.A.

IMG_4747

IMG_4733

IMG_4744

Setelah atraksi kembang api selesai….kami segera mengarah kembali ke MTR station dengan hati puas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s