Bersantap di Resto Antik “KoenoKoeni” Semarang

“KoenoKoeni” adalah nama yang unik untuk sebuah restaurant, sebenarnya bermakna ‘sangat kuno’. Untuk salah satu kesempatan makan siang bersama keluarga besar, kami memilih KoenoKoeni yang terletak di Jl. Tabanan No. 4, Semarang. Lokasinya agak sedikit naik di daerah atas kota Semarang yang dikenal dengan sebutan “Candi”.

Tema restaurant “KoenoKoeni” adalah tradisional Jawa dengan beberapa sudut display koleksi barang antik sang pemilik restaurant yang juga adalah pemilik perusahaan jamu Sido Muncul. Beberapa kelompok koleksi yang saya sempat amati adalah koleksi Vespa, camera, mesin tik, setrika, radio dan tusuk konde. Sayangnya, tidak ada penjelasan tertulis yang memadai mengenai benda-benda antik tersebut sehingga kita hanya dapat mengamati tetapi kurang dapat menambah pengetahuan mengenai cerita di baliknya.

Vespa Antik Berjejer Rapi
Vespa Antik Berjejer Rapi
Koleksi Motor Klasik
Koleksi Motor Klasik
Radio "pink" yang cantik
Radio “pink” yang cantik
Radio "Jadoel"
Radio “Jadoel”
Koleksi Camera antik
Koleksi Camera antik
Tempat Air Jadoel
Tempat Air Jadoel

Karena kami datang untuk bersantap siang, pemandangan ke arah kota Semarang terlihat biasa-biasa saja. Menurut beberapa sumber, pemandangan di malam hari akan lebih indah kerena pengunjung bisa melihat kota Semarang bertabur lampu. Restaurant ini memiliki area indoor (no smoking area) dan teras (smoking area); jika anda ingin melihat pemandangan ke arah kota Semarang, silakan memilih area di teras.

Karena kami datang dalam rombongan besar dan di hari libur nasional, kami sudah melakukan reservasi sekitar tiga hari sebelumnya. Itu pun kami hanya kebagian di teras karena di bagian dalam sudah ada beberapa keluarga besar yang juga sudah pesan tempat. Suasana di teras tidak ramai ketika kami datang sekitar jam 12 siang jadi kami masih bisa memilih lokasi yang jauh dari pengunjung yang merokok (karena kami sebenarnya ingin berada di area no smoking).

Welcome drink yang diberikan pada saat kami datang adalah segelas kecil beras kencur. Saya menyukai rasa beras kencur ini, namun anak-anak dan keponakan tidak ada yang mau meminumnya… Beberapa jenis jamu (khususnya keluaran Sido Muncul) memang ditawarkan sebagai menu minuman di restaurant ini.

Minum Beras Kencur sambil Memilih Menu
Minum Beras Kencur sambil Memilih Menu

Sambil minum beras kencur, kami mulai melihat daftar menu yang ditawarkan. Secara garis besarnya, KoenoKoeni menawarkan menu tradisional Indonesia dan menu Barat yang cukup bervariasi. Harga berkisar antara Rp 20.000 sampai Rp 80.000an. Saya sendiri memilih Nasi Goreng KoenoKoeni yang katanya merupakan andalan mereka. Maxi memilih salah satu ‘kids menu’ yaitu chicken nugget and fries…dan order nasi putih tambahan karena ia kurang suka makan kentang goreng. Suami memilih dori teriyaki sementara Devani memilih sandwich.

DSC08613 DSC08614 DSC08610 DSC08611 DSC08610

Salah satu "Kids Menu": Chicken Nugget and Fries
Salah satu “Kids Menu”: Chicken Nugget and Fries
Nasi Goreng KoenoKoeni
Nasi Goreng KoenoKoeni
Es Teh Manis selalu jadi favorit
Es Teh Manis selalu jadi favorit

Dari enam belas anggota keluarga yang makan bersama, tidak ada yang sangat memberikan pujian tentang makanan yang dihidangkan. Memang dari segi rasa, makanan KoenoKoeni biasa saja. Yang unik dari KoenoKoeni adalah pengalaman bersantap sambil menikmati koleksi antik.

Bagi anda yang membawa anak kecil dan ingin bermain, di KoenoKoeni terdapat area bermain anak (indoor). Anak harus memakan kaos kaki dan kita harus membayar di kasir.

KoenoKoeni juga menjual kain batik nan cantik dengan harga yang berkisar antara Rp 300.000 sampai di atas dua juta rupiah. Di tokonya juga dijual berbagai macam mainan, makanan dan minuman ‘jadoel’ yang lucu-lucu dan peralatan minum tempo doeloe….bisa sebagai alternatif oleh-oleh meski harganya mungkin lebih tinggi daripada harga di pasar. Segala produk jamu Sido Muncul pun tentunya bisa anda beli di toko tersebut.

Batik yang dijual di toko KoenoKoeni
Batik yang dijual di toko KoenoKoeni
Display batik di toko KoenoKoeni
Display batik di toko KoenoKoeni
Beragam mainan anak jadoel
Beragam mainan anak jadoel

Kesimpulannya….buat saya dengan anak-anak remaja, restaurant ini menarik karena banyak koleksi antik yang bisa mereka lihat sambil menunggu makanan datang. Dari segi variasi makanan, juga banyak pilihannya, mulai dari yang tradisional sampai yang bergaya modern, cocok untuk anak zaman sekarang. Namun dari sisi rasa…sebenarnya tidak terlalu istimewa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s