One Fifteenth Coffee: Merayakan Ulang Tahun Remaja

Devani, anak sulung saya genap berusia 14 tahun tanggal 4 April yang lalu.  Yaaa….sudah ABG….sudah punya kemauan sendiri untuk menentukan “pesta” yang sesuai baginya. Setelah melakukan survei ke beberapa tempat, akhirnya dia (dan atas persetujuan suami dan saya sebagai ‘sponsor’nya) memilih untuk merayakan ulang tahunnya di “One Fifteenth Coffee”.

Nama “One Fifteenth” atau 1/15 sendiri sebenarnya berasal dari rasio antara kopi dan air yaitu 1:15 yang secara teoritis diyakini akan memberikan hasil kopi yang ideal.

Beberapa pertimbangannya sebelum memutuskan tempat tersebut adalah sebagai berikut:

– Devani adalah penggemar kopi

– Acara akan dilakukan di siang-sore hari karena kami masih punya acara lain di pagi hari

– Kami sekeluarga senang dengan suasana coffee shop tersebut

– Lokasinya terjangkau

– Kebanyakan dari “tamu undangan” yang adalah keluarga besar kami, belum pernah mengunjungi tempat tersebut sehingga mereka tertarik untuk mengenal coffee shop tersebut.

Dua minggu sebelum D-Day, kami berkunjung ke One Fifteenth Coffee untuk mencoba membuat reservasi. Ternyata….tidak bisa memesan tempat pada akhir pekan karena kondisi coffee shop biasanya penuh. One Fifteenth memiliki dua lantai…, lantai pertama adalah pusat kegiatan dengan coffee bar dan terbuka untuk public. Lantai kedua sebenarnya bisa di-booking dengan biaya sekitar 1 juta rupiah (belum termasuk makanan dan minuman) dan jika ingin membawa makanan dari luar, dikenakan tambahan biaya Rp 300.000,-. Namun karena suasana di lantai 2 kurang ‘cozy’, akhirnya kami memilih untuk berkumpul di lantai dasar meski tanpa reservasi.

Kami mengundang keluarga besar kami untuk acara pukul tiga siang di Hari Minggu itu. Karena tidak membuat reservasi, kami berempat (suami, saya dan 2 anak) sudah berada di ‘One Fifteenth Coffee” sejak pukul dua siang. Rencananya, kami dengan jumlah 20 orang akan menduduki beberapa meja-kursi yang berdekatan.

Para pengunjung “One Fifteenth Coffee” kebanyakan adalah penikmat kopi yang “serius” dan mereka sangat betah berlama-lama di tempat ini. Banyak yang membawa laptop dan entah tugas atau pekerjaan kantor atau kuliah mereka lalu asyiik bekerja sambil minum dan makan cemilan. Coffee shop ini memang menyediakan banyak colokan listrik di area pengunjung sehingga kita bisa men-charge perangkat elektronik kita jika diperlukan. Para pengunjung ‘serius’ inilah para ‘pesaing’ kami dalam mendapatkan meja-kursi yang strategis.

Saya juga mulai memesan beberapa cemilan yang saya minta untuk dihidangkan pada pukul tiga siang itu. Beberapa cemilan yang saya pilih adalah: french-fries, bitterballen, churros with chocalate dip, corn fritters dan sandwich. Konsep “One Fifteenth Coffee” adalah ‘all day breakfast’ jadi mereka tidak menawarkan makanan ‘berat’. Namun uniknya, mereka menawarkan beberapa jenis makanan Palembang seperti mie celor, tekwan dan tentunya pempek.

IMG-20130825-WA000
Mie Celor ala One Fifteenth Coffee

Suami saya sangat menyukai mie celor karya “One Fifteenth Coffee” ini…meski tidak menyebut sebagai resto makanan Palembang, namun kelezatan mie celor “One Fifteenth” ini boleh diadu dengan resto Palembang yang terkenal di Jakarta.

IMG_6231
Churros with Chocolate Dip

Harga cemilan berkisar antara Rp 25.000,- sampai Rp 40.000,- sedangkan harga pilihan ‘all day breakfast’ antara Rp 40.000,- sampai Rp 60.000,-. Untuk menu Palembang, harga berkisar antara Rp 30.000,- sampai Rp 40.000,-.

Untuk minuman….tentunya kekhususan mereka adalah pada berbagai macam kopi mulai dari yang sangat ‘serius’ seperti “pure Arabica” sampai kopi bergaya lebih modern seperti latte, frappuccino dan cappuccino. Selain minuman berbasis kopi, kita juga bisa memilih ‘non-caffeine drinks’ seperti chocolate drinks, tea, smoothie dan juice. Untuk pengunjung ‘junior’ seperti keponakan balita saya, tersedia Baby Chocolate dan Babycinno.

IMG_6264
Pure Arabica Coffee diminum di gelas kaca. Biji kopi ditempatkan di gelas metal untuk dinikmati keharuman khasnya.
IMG-20130825-01127
Green Tea Latte and Iced Chocolate

Nah…harga minuman di sana sangat bervariasi, mulai dari Rp 30.000,- sampai Rp 60.000,-an untuk jenis-jenis kopi yang sangat unik.

IMG_6259
Coffee Drip
IMG_6441
This is really for a serious coffee drinkers

Puas dan senang rasanya melihat para tamu kami memberi banyak komentar positif mengenai minuman dan cemilan dari “One Fifteenth Coffee” ini. Sesuai dengan harapan kami, mereka juga menyukai suasana yang dibangun oleh “One Fifteenth Coffee” ini.

IMG_6321
Boys’ Corner
IMG_6278
Duduk santai di sore hari
IMG_6243
The Birthday Girl and her little brother
DSC08737
Serasa di rumah sendiri
IMG_6335
Suasana sibuk di “One Fifteenth Coffee”

Terima kasih untuk fleksibilitas yang diberikan, kami diperbolehkan membawa sendiri birthday cake untuk Devani. Pilihannya adalah “Oreo Cake” dari “Colette and Lola” (www.colettelola.com).

IMG_6369 IMG_6367

IMG_6443
Last but not least: The Birthday Girl and Me

Alamat:

One Fifteenth Coffee (http://www.1-15coffee.com/)

Jl. Gandaria I No. 63

Opening Hours: 7 AM – 9PM

 

 

 

 

Advertisements

6 thoughts on “One Fifteenth Coffee: Merayakan Ulang Tahun Remaja”

  1. hallo salam kenal…. !
    seneng deh ketemu blog ini…., anakku juga 2 perempuan semua . Yang gede ntar juli mau ulang tahun yang ke 13 thn. Mau ngundang temen – temennya makan. Cuma aku bingung kalo ultah abg tu kaya gimana yaa…??? pake goodie bag juga or makan – makan aja trus bubar ??? Kalo Devani ngundang temen juga apa cuma acara keluarga.

    1. Hi Angela….salam kenal juga. Thank you sudah mampir ke blog saya.

      Ultah kemarin, anakku hanya mengundang keluarga besar saja…itu saja sudah 19 orang….karena keluarga kami juga senang kumpul-kumpul seperti keluarga Angela 🙂 Devani sudah tidak mau ada goodie bag, meski saya sebenarnya masih ingin menyiapkan. Untuk tiup lilin di kue ultah saja sudah tidak mau…, katanya malu-maluin aja. Untungnya, dia akhirnya setuju untuk tetap ada birthday cake-nya meski tanpa dinyanyikan. Total waktu acara sekitar 3 jam.

      1. He..he…he… kalau anakku si laura , malah masih seneng yang rame – rame, kaya dinyanyiin waktu ultah. Makanya bingung nih… keluarga besar aja total udah 14 orang + mertu 2, ditambah mo panggil temen – temennya juga…akhirnya aku batesin temennya 10 orang aja . Kalo gak gitu bisa nyampe 20 orangan tuh di panggilin semua sama laura…he..he…!
        Thanks yaa atas info and masukkannya. ^_^

  2. hay .
    mau tanya,gimana kalau merayakan ulang tahun yg ke 17 tahun?terus,kira” kalau ngundang teman 20-30 orang,cara mesen makanan nya itu gimanaa?itu itungannya paket atau sendiri” ?
    perkiraan harganya berapa yaa?
    maaf kebanyakan nanya,soalnya bingung.
    makasih

    1. Hello juga…. Kalau di One Fifteenth, kita pesan makan/minuman di Cashier, lalu cari tempat duduk. Waktu itu, saya minta ‘bill’ saya dibuka saja oleh kasirnya. Jadi kalau ada tamu-tamu saya yang pesan, kasirnya memasukkan ke tagihan saya. Setelah selesai acara, baru saya bayar ke Kasir.
      Harga minumannya sekitar Rp 40.000 – Rp 60.000an. Sedangkan makanan kecil, sekitar Rp 30.000 – Rp 60.000. Di sana konsepnya ‘all day breakfast” jadi semuanya makanan ringan saja.

      Untuk makanan, saya sudah pesankan dulu snacks-nya. Sedangkan untuk minuman, saya persilakan tamu-tamu pilih sendiri.

      Mayoritas makanan / snack di sana adalah Western food tapi mereka punya beberapa makanan khas Palembang seperti pempek, tekwan dan mie celor yang rasanya sangat ‘yummy’.

      Selamat Berpesta!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s