“Trash Management” in Singapore

Saya kagum dengan kebersihan kota Singapura. Begitu banyak orang berada di jalanan sambil makan dan minum, tapi kotanya tetap bersih. Pengaturan pembuangan sampah di lokasi umum juga tampaknya dipatuhi warganya.

Tidak hanya di jalanan, transportasi umum di Singapore juga bersih. Larangan untuk makan dan minum di dalam kendaraan umum sangat dipatuhi warganya (dan juga turis), mungkin karena ancaman denda tinggi tetapi bisa jadi karena kesadaran warganya akan kebersihan sudah tinggi.

Saya sempat mengamati seorang ibu yang bepergian bersama anak balitanya di dalam MRT. Tak sengaja, anaknya menjatuhkan selembar tissue ke bawah bangkunya. Si Ibu yang melihat tissue terjatuh, langsung menyuruh anaknya untuk memungut tissue itu dan menyimpannya dulu di dalam tas si anak karena tidak ada tong sampah di gerbong MRT. Jelas terlihat bahwa kebiasaan baik untuk “membuang sampah pada tempatnya” sudah mendarah daging di warga Singapore dan diturunkan dari orang tua ke anak-anaknya.

Kapan ya Jakarta bisa sebersih Singapura?

Advertisements

2 thoughts on ““Trash Management” in Singapore”

  1. setau saya, sebelum goh cok tong menjadi perdana menteri, Singapura negara yang sangat jorok, seperti halnya Cina. namun berkat tangan besi goh cok tong dalam menerapkan denda, baru deh Singapura jadi bersih 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s