Tag Archives: makan apa di singapura

Pot Luck Restaurant, Singapore

 

 

 

 

 

‘Potluck’ is a meal or party to which each of the guests contributes a dish. We went to IMM (International Merchandise Mart) Mall in Jurong East to see this new factory outlets mall then we wanted to find a restaurant to have lunch. In the spirit of trying a different dining concept, we chose to have our lunch in “Pot Luck” restaurant.

Don’t worry…you don’t have to contribute any dish when you come to this restaurant. It’s just their name. They offer you unlimited rice and drinks and expect you to share the meals with your group. The concept of potluck can be understood that the guests in a table are expected to share their meal with one another.

As I came with my husband and our two children, we had to pay for 4 rice and 4 drinks. Then each of us can take the rice and drinks as much as we want. As for the drinks, they offer hot drinks: black coffee, cappuccino, latte, mocha, teh tarik, white coffee and cold drinks: Pepsi, Pepsi light, Mirinda orange, root beer, Mountain Dew and ice lemon tea. Excellent choice, isn’t it? This arrangement is very suitable for my son, Maxi who likes to eat rice and drink a lot.

Now about the food….. Their specialty is claypot meals. Cooking meal in a claypot will help enhance the flavour and keep the food warm for longer time. They have fish, chicken, beef, seafood, vegetable, tofu and egg menu. Moreover, they also have some popular side dishes such as fried chicken wings (Maxi’s favourite), sotong balls, fish ball, chicken popcorn (Devani’s favourite) and so on. In my opinion, the side dishes are very suitable for kids and teens who may not like the claypot meals.

As you can see in more details from the photos, the prices are very affordable.  The portion is quite big because they expect you to share the meals with your family/friends.

IMG-20150107-02566
Chicken, Beef and Noodle MenuIMG-20150107-02567

IMG-20150107-02569

Seafood Menu

IMG-20150107-02570
Vegetable Menu
IMG-20150107-02571
Tofu and Egg Menu
IMG-20150107-02572
Side Dishes

The prices for the free flow drinks are SGD 2.8 (for adults) and SGD 1.8 (for kids between 4 to 12 years old). Rice for adults is SGS 1.5 while for kids is SGD 1. Kids under 3 years old can drinks and eat rice for free. As the prices are very reasonable, they expect each customer to pay for one rice and one drink. Sharing rice and drink is not allowed. I think this policy is very understandable considering the prices they offer.

What we ordered? Claypot Ee Mee for me; Claypot Tom Yum for my husband; Chicken Wings for Maxi; Chicken Popcorn for Devani.

The restaurant is not big and quite crowded at lunchtime. As the name suggested, guests come in group as they want to share the meals.

Overall, we are happy with this restaurant…the food, the service and the price!

 

 

 

 

Advertisements

Menyantap Hidangan ala India di Curry Gardenn

Ketika suami dan saya mengunjungi PasarBella di The Grandstand (www.thegrandstand.com.sg), kami memilih untuk makan siang di luar PasarBella. Ada beberapa pilihan tempat makanan di The Grandstand, mulai dari masakan Chinese, Thai, Korea, Japanese dan India. Setelah sebelumnya kami makan ala local Singapore dan Western, siang itu kami sedang ingin makan ala India!

Mampirlah kami ke “Curry Gardenn” yang berada di South Grandstand. Tulisan “garden” di nama restaurant ini memang dengan dua huruf ‘N’. Tampaknya restaurant ini cukup populer di kalangan warga keturunan India karena pada Hari Sabtu siang itu, restaurant tampak penuh dan banyak warga keturunan India yang makan di sana. Asumsi saya, rasanya pasti authentic India. Suami dan saya terkadang memang kangen dengan rasa kari yang mantap dan hal ini biasanya bisa kami peroleh di resto makanan India.

DSC09171
Tampak Depan Curry Gardenn

Curry Gardenn menyajikan hidangan India Utara dan Selatan. Bagi yang paham masakan India, memang ada perbedaan gaya memasak antara berbagai bagian di India…karena wilayah negaranya luas. Miriplah seperti ‘dapur Nusantara’ yang juga bervariasi tergantung wilayahnya.

Pesanan kami di Curry Gardenn:

Prawn Chilli: SGD 9.50, Naan Set Meal: SGD 6, Plain Prata: SGD 2 (maksudnya untuk dimakan dengan Prawn Chilli) dan Papadam: SGD 1 (Papadam adalah krupuk ala India).

Untuk minumnya, kami memesan Tea Limo Ice: SGD 2 dan Teh O Ice: SGD 1.

Totalnya SGD 23 ditambah Service Charge 10%, jadi SGD 25.30 untuk kami berdua.

Selain dari makanan yang ada di menu, tampaknya anda juga bisa memilih langsung dari makanan jadi yang ada di display mereka.

DSC09169
Pilihan makanan jadi

Penghargaan dan publikasi mengenai restaurant ini dipajang di depan pintu masuk sehingga pengunjung “awam” seperti kami bisa mendapat gambaran tentang popularitas restaurant ini.

Suasana restaurant cukup penuh tetapi tidak padat. Gayanya casual, santai dan cocok untuk makan bersama keluarga (jika semuanya suka dengan masakan India).

DSC09168
Suasana Curry Gardenn

 

Alamat Curry Gardenn:

200 Turf Club Road, #01-06

Singapore 287994

http://www.currygardenn.com

 

PasarBella….Pasar yang Cantik

Kalau anda sudah ‘lulus’ jalan-jalan di daerah pertokoan utama Singapore seperti Orchard Road, Marina Bay, Chinatown, Bugis, Suntec dan kawan-kawan lalu ingin mencari suasana berbelanja yang baru, mampirlah ke PasarBella (www.pasarbella.com) yang terletak di “The Grandstand” dekat kawasan hunian, Bukit Timah. Bahkan untuk warga lokal Singapore pun, PasarBella ini masih termasuk ‘jarang’ dikunjungi karena lokasinya tidak di daerah pertokoan utama dan memang baru dibuka tahun lalu (2013).

Nama “PasarBella” sendiri diambil dari Bahasa Melayu…pasar = market dan Bahasa Italia…bella = beautiful…. Jadi, terjemahan bebasnya adalah ‘beautiful market’….pasar yang cantik. Konsepnya adalah pasar grocery dan tempat makan. Pasarnya memang cantik…bukan seperti traditional wet market yang becek dan berbau amis. PasarBella sangat memanjakan seluruh indera kita…pemandangan yang menyenangkan dari berbagai warna-warni sayur, buah, daging, seafood dan makanan jadi yang dipajang. Indera pengecap tentunya akan terpuaskan ketika anda mencicipi makanan dan minuman yang dijual di sana….juga ada banyak sekali stall yang menawarkan ‘tester’ untuk anda….gratis. Ketika kami ke sana pada Hari Sabtu  menjelang jam makan siang, ada hiburan band di salah satu sudut PasarBella…membuat suasana menjadi lebih riang. Tidak ada becek, tidak panas (karena full AC)  meski cukup ramai pengunjungnya.

Pertama, saya akan ceritakan perjalanan saya menuju PasarBella….. Kalau naik taxi sih pastinya gampang menuju PasarBella, tapi saya memilih untuk naik MRT. Menurut website, disediakan shuttle bus dari beberapa MRT Station terdekat dengan PasarBella. Saya memilih untuk berhenti di MRT Station Toa Payoh. Jadwal kedatangan shuttle bus di MRT Station bisa dilihat di http://thegrandstand.com.sg/shuttlebus-schedule.aspx

Jadi, lokasi PasarBella berada di dalam The Grandstand yang merupakan nama bangunannya (mall). The Grandstand memiliki dua area utama yang dinamakan North Grandstand dan South Grandstand. PasarBella terletak di North Grandstand sedangkan di South Grandstand terdapat Giant Hypermarket. Selain dua tenant utama ini, masih ada lagi tenant lainnya, khususnya preschool dan tentunya berbagai restaurant.

Tiba di Grandstand, suami dan saya langsung menuju ke PasarBella. Laporan hasil ‘cuci mata’ kami di PasarBella akan saya sajikan melalui foto-foto sehingga anda mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang betapa cantik dan menariknya PasarBella.

Inilah entrance PasarBella. Di dinding dengan batu bata terbuka, terdapat petikan-petikan tulisan yang berkaitan dengan makanan.

Stall pertama yang akan anda temui adalah stall macaroons! Warna-warninya sungguh menggoda mata dan iman (buat yang lagi diet).

Jika anda berminat untuk mengetahui lebih jauh tentang Bonheur Pattiserie ini, silakan kunjungi websitenya http://www.bonheurpatisserie.com/

Tak jauh dari Bonheur Patisserie ada ‘butik teh’. Saya memakai istilah ‘butik’ karena stall-nya serius sekali menjual teh pilihan. Inilah “The 1872 Clipper Tea Co”…salah satu legenda teh terkenal dari Singapore. Dengan pilihan yang luar biasa banyaknya, anda bisa bingung untuk menentukan pilihan teh anda.

Info lebih lanjut, silakan lihat di http://www.clippertea.com.sg/

Sesuai dengan konsep “pasar” yang diusung oleh PasarBella, di sana dijual banyak makanan segar: sayur, buah, daging, seafood. Tentunya, makanan segar yang dijual di sana adalah yang berkualitas prima, umumnya organic, sesuai dengan kebutuhan konsumen zaman sekarang yang menyukai segalanya yang bersifat ‘organic’. Salah satu stall yang menjual bahan-bahan organic adalah “So Organic”, anda bisa lihat betapa menariknya sayur dan buah-buahan mereka. Bahkan jika anda bukan penggemar sayur dan buah pun, setidaknya anda bisa cuci mata melihat display mereka.

Selain sayur dan buah, juga ada produk-produk organik lainnya, seperti telur dan berbagai jenik mie (kering).

Salah satu tempat teramai di PasarBella adalah di area pasar seafood-nya. Anda bisa melihat begitu banyak jenis seafood yang jarang terdapat di supermarket biasa (apalagi di supermarket Jakarta). Anda bisa memilih seafood fresh yang ada di display, lalu dimasak di sana dan langsung anda santap di resto mereka.

“Wine and Cheese” juga ada di PasarBella. Tempat penjualan dan pameran keju dibuat secara khusus, karena keju membutuhkan cara penyimpanan khusus, dengan suhu tertentu. Suami dan saya sempat masuk ke area keju…bau khas keju sangat terasa di ruangan tersebut. Jika anda tidak suka bau keju, sebaiknya tidak memasuki area ini. Wine juga banyak dijual di PasarBella, bahkan ada mesin ‘wine per glass’ seperti dispenser jika anda tidak mau membeli sebotol.

Di dalam PasarBella juga ada beberapa toko non-makanan, di antaranya adalah “The Children’s Showcase” yang menjual berbagai permainan dan dekorasi untuk ruangan anak-anak. Warna-warni cerah dari koleksi “The Children’s Showcase” sangat mengundang saya untuk mampir. Meski anak-anak saya sudah remaja, tetapi tetap menarik untuk melihat pernak-pernik anak-anak di toko ini.

Setelah puas cuci mata dan belanja, anda bisa bersantap di salah satu restaurant yang ada di dalam lokasi PasarBella. Semuanya tampak menarik karena display-nya bagus. Saya dan suami tidak makan di dalam PasarBella sehingga tidak bisa memberikan review soal rasanya. Beberapa restaurant yang tampak menarik menurut saya ada di foto-foto berikut ini:

Last but not least….di PasarBella banyak handmade craft yang cantik, stall baju bergaya vintage dan banyak lagi pernak-pernik untuk rumah.

Supaya jangan salah naik shuttle bus, saya share foto shuttle bus The Grandstand yang melayani pengunjung dari MRT Station menuju PasarBella dan sebaliknya.

Inilah penampakan shuttle bus dari/ke MRT Station

 

Address:

PasarBella @ The Grandstand Bukit Timah

200 Turf Club Road Singapore 287994

Opening Hours

Stalls : 9.30am to 7pm (some opens until after 7pm)

Restaurants: 10am to 10pm

Sarapan di Chinatown Singapore

Belum lengkap ke Singapore jika tidak berkunjung ke Chinatown. Selain karena di sana kita bisa mendapatkan berbagai macam souvenir untuk oleh-oleh, juga karena (bagi saya) di Chinatown kita bisa mendapatkan berbagai makanan enak…terutama Chinese food….

CT Food Street
Chinatown Food Street – kita bisa makan-makan di tengah jalan sambil menikmati suasana Chinatown

Chinatown Singapore dapat dengan mudah dijangkau dengan MRT. Jika anda telah tiba di MRT Station Chinatown, saya sarankan untuk ke luar di Exit A. Dari MRT Station yang terletak di bawah tanah, anda akan naik escalator ke jalan dan begitu anda sampai di atas, anda langsung akan sampai di jantung Chinatown dengan toko-toko souvenir berjejer di sisi kiri dan kanan.

Chinatown sign
MRT Station Chinatown Exit A
Chinatown Food Street
Tempat makan outdoor

Kali ini, kami ke Chinatown di pagi hari karena ingin sarapan dim sum. Kami memilih untuk menuju restaurant Yum Cha yang terletak di Trengganu Street. Saya sekeluarga penggemar dim sum khususnya shao mai. Suami dan saya juga menyenangi lo ma kai dan untuk gorengannya, kami biasa memesan fried wonton yang disajikan dengan mayonaise.

Yum Cha Food
Sarapan Dim Sum di Yum Cha

Restaurant Yum Cha terletak di lantai atas, sehingga anda perlu naik tangga atau escalator untuk menuju ke restaurant. Lantai bawahnya digunakan untuk tempat penginapan yang memang banyak terdapat di daerah Chinatown ini.

Yum Cha adalah salah satu restaurant dim sum favorit di daerah Chinatown. Banyak pengunjung lokal yang kami lihat juga sarapan di sana pada Hari Sabtu pagi itu.

Suasana Yum Cha
Suasana Yum Cha Hari Sabtu pagi

Tidak semua pramusaji dapat berbahasa Inggris. Jika anda tidak bisa berbahasa Mandarin, anda akan dibantu oleh pramusaji yang bisa berbahasa Inggris. Pilihan menu juga semuanya ditulis dalam karakter Mandarin tetapi jangan khawatir jika anda tidak bisa membacanya. Hampir semua pilihan dim sum (yang ‘steam’ dan ‘fried’) dibawa berkeliling restaurant oleh para pramusaji yang mendorong trolley.

Yum Cha Dim Sum Baskets
Anda bisa langsung memilih dim sum yang dibawa pramusaji

Yum Cha Menu 1

Menu Steam Dim Sum & Fried Dim Sum – semuanya ditulis dalam karakter Mandarin

Yum Cha Menu 2
Menu Bubur, Dessert, Minuman dan Snack – yang ditulis dengan warna merah adalah menu andalan Yum Cha

Seperti yang bisa anda lihat dari menu di foto-foto di atas, harga seporsi dim sum berkisar dari SGD 2 sampai SGD 6.80. Namun karena Yum Cha adalah restaurant (bukan hawker), mereka memberlakukan pajak restaurant di tagihan anda.

Sesuai harapan, dim sum yang kami pesan memang enak dengan bahan-bahan yang segar dan berkualitas baik.

Alamat Yum Cha Chinatown

20 Tregganu Street (anak jalan dari Temple Street)

02-01 Chinatown, Singapore 058479

Tel. 6372 1717

Jam buka hari biasa: 11AM – 11 PM

Jam buka di weekend atau public holiday: 09AM – 11PM

Ambush Sausage and Pasta Bar

Setelah beristirahat sebentar di hotel, perut mulai terasa lapar kembali menjelang malam. Pilihan makan malam kami adalah “Ambush Sausage and Pasta Bar” yang berlokasi di Basement Takashimaya, Orchard Road. Kami sudah beberapa kali ke sana pada kunjungan-kunjungan kami sebelumnya ke Singapore.

Suami saya sebenarnya kurang suka makan ‘red meat’ tetapi sosis dari Ambush ini adalah pengecualian. Dia senang sekali dengan sosis Ambush sehingga sedapat mungkin, jika berkesempatan ke Singapore, pasti mampir ke sana. Kami pernah juga membawa pulang sosis Ambush ke Jakarta. Pelayan restaurant bisa membantu mengemas sosis untuk dibawa pulang ke Jakarta.

Kami sampai di Ambush sekitar pukul 6 sore…restaurant belum terlalu ramai sehingga kami bisa langsung mendapat tempat duduk. Ambush berada di area foodcourt Takashimaya yang selalu ramai terutama pada jam-jam makan tetapi ada beberapa food outlet, termasuk Ambush yang memiliki area meja-kursi tersendiri sehingga lebih mudah untuk langsung mendapat tempat.

Pesanan suami saya adalah sausage platter yang terdiri dari 3 macam sosis beserta rosti dan sauerkraut (SGD 13.20). Saya memesan salad dengan ‘topping’ parma ham (SGD 9.20). Keduanya enak dengan bahan dasar yang fresh sehingga keseluruhan makanan terasa lezat.

Sausages Platter, Rosti and sauerkraut
Sausages Platter, Rosti and sauerkraut

Salad Parma Ham

Salad Parma Ham

Harga makanan, untuk soup, berkisar di SGD 3, sedangkan untuk saladnya sekitar SGD 8 – SGD 12. Untuk main course, SGD 10 sampai SGD 15. Memang tidak murah, apalagi porsinya cenderung kecil, tapi kualitas makanannya memang baik.

Ambush Menu
Menu Ambush Sausage and Pasta Bar
Suasana Ambush
Suasana Ambush pukul 6 sore

 

Alamat Ambush Sausage & Pasta Bar:

Takashimaya Shopping Centre, Basement 201-2

 

 

Tangs Market: Aneka Makanan di Tangs Basement

Lelah jalan-jalan di Orchard Road, Singapore, suami dan saya mulai mencari tempat untuk duduk dan makan siang. Atas rekomendasi suami, kami menuju Tangs Market yang terletak di Basement Tangs. Tangs adalah salah satu department store ‘klasik’ yang berlokasi di ujung Orchard Road, dekat dengan Mariott Hotel, Orchard.

Memasuki Tangs, langsung saja turun ke Basement dan menuju daerah foodcourt mereka yang diberi nama “Tangs Market”. Konsepnya adalah seperti ‘pasar’ di mana berbagai penjual makanan membuka kiosnya untuk para pengunjung.  Dekorasi Tangs Market juga bergaya peranakan didominasi lemari-lemari pajangan berwarna putih yang berisi piring, mangkok berwarna-warni cerah juga ada thermos klasik dan kaleng-kaleng sebagai hiasan restaurant ini.

Jenis makanan yang dijual kebanyakan adalah makanan lokal dan peranakan. Sasaran saya adalah Char Kuey Tiao alias kwetiau goreng ala Penang. Ketika memesan Kuey Tiau di stall Penang Yong Kee,  saya mendapatkan nomer pesanan yang tercetak di bukti pembayaran. Di stall tersebut terdapat papan elektronik yang menampilkan nomer pesanan makanan yang sudah siap untuk diambil. Jika nomer pesanan kita sudah ditampilkan di papan elektronik tersebut, berarti kita bisa segera mendatangi stall untuk mengambil pesanan kita.

Beberapa stall makanan lainnya juga terlihat lezat dengan harga yang berkisar di bawah SGD 10 per porsi.

Sebagai penutup, kita bisa memilih buah potong atau juice segar. Penataan buah potong yang menarik karena warna-warninya cerah dan tampak segar membuat banyak orang memilih ‘healthy dessert’ ini.

Alamat Tangs Market:

Basement Tangs Orchard, 310 Orchard Road

Stasiun MRT terdekat: Orchard

Blanco Court Prawn Mee

Suami dan saya adalah penggemar mie. Ke mana pun kami bepergian, jika ada penjual mie yang tampak ramai, pasti akan kami kunjungi. Beberapa tahun lalu ketika kami ke Singapore, tak sengaja kami melewati restaurant ini: Blanco Court Prawn Mee ketika kami mengunjungi Kampung Glam di daerah Bugis. Karena kami lihat saat itu restaurant cukup ramai, maka mampirlah kami (waktu itu bersama kedua anak kami) ke Blanco Court Prawn Mee….dan kami sungguh tidak menyesal!

Sebab itu ketika minggu lalu saya ke Singapore bersama suami, mampirlah kami ke sana. Kami bisa berjalan kaki dari tempat menginap kami di daerah Bugis. Kami meninggalkan hotel sekitar pukul setengah sembilan pagi lalu berjalan santai menuju Beach Road.

Sampai di Blanco Court Prawn Mee sekitar pukul sembilan pagi, suasana restaurant masih sepi. Apalagi saat itu adalah Hari Jumat, hari kerja sehingga tidak banyak pengunjung restaurant di pagi hari.

DSC09062

Tempatnya sederhana, model “ruko” dua pintu, tanpa AC, hanya ada kipas angin. Anda bisa memilih untuk duduk di dalam atau di teras restaurant.

Pilihan menunya fokus pada mee dengan berbagai “topping”. Favorit saya dan suami adalah Prawn Mee…yang merupakan bakmi dengan kuah kaldu udang. Topping dari prawn mee kami adalah udang rebus yang sudah dibelah…agak repot untuk memakannya tapi rasanya sungguh enak karena kualitas udangnya baik dan masih segar. Kaldunya juga mantap, rasa manis dan gurih dari udang segarnya sangat terasa.

Harga mie adalah SGD 4.80 untuk porsi kecil dan SGD 5.80 untuk porsi besar. Sementara untuk menu istimewa yaitu “3 in 1 noodle” dan “Jumbo Prawn Noodle” harganya adalah SGD 8.80 dan SGD 10.80.

Minuman yang dijual di sana adalah minuman lokal seperti Barley, Lime, Kopi dan Teh. Favorit saya adalah “Teh O Ping” alias “Es Teh Manis”.

DSC09063

Teh O Ping….SGD 1.20

DSC09066

 

Inilah pilihan minuman panas dan dingin di Blanco Court Prawn Mee. Seperti biasa, harga minuman dingin sedikit lebih mahal daripada minuman hangat.

Puas memenuhi rasa kangen saya makan prawn mee yang enak di Singapore!

Alamat Blanco Court Prawn Mee:

243 Beach Road, Singapore 189754

Jam buka: 07.00 – 16.00

(Tutup di Hari Selasa, kecuali jika Selasa adalah hari libur umum)

Stasiun MRT terdekat: Bugis, City Hall lalu lanjut berjalan kaki

Tujuan wisata di sekitarnya: Kampong Glam dengan Istana Kampong Glam, Masjid Sultan, Haji Lane, Malay Heritage Centre.